Tuhan, apa kabar-Mu?
Ini aku, tengah berkunjung ke rumah-Mu.
Dengan tengadah, kupanjatkan doaku.
Ada rasa tak layak menerpaku.
Mungkin karena dosa-dosaku?
Atau kelalaianku?
Kucoba tepis rasa itu.
Aku mau dengan tenang beribadah pada-Mu.
Tersungkur aku di rumah-Mu.
Kurasakan begitu kecilnya diriku.
Begitu lemahnya aku.
Tetapi tangan-Mu yang kokoh selalu mengenggam tanganku.
Engkau selalu membisikkan kata-kata lembut di telingaku.
Mengajarkan aku untuk tegar di dalam-Mu.
Di rumah-Mu, kutemukan pengampunan-Mu.
Sukacita baru.
Kedamaian menyelimuti diriku.
Ketenangan menghadapi permasalahan hidup pun mengisi hatiku.
Semua terjadi di rumah-Mu
Tuhan..
Biarkan aku berdoa dengan khusyuk hanya pada-Mu.
Karena aku sadar, tiada yang lain yang seperti-Mu.
Aku bangga jadi anak-Mu.
Dan biarlah aku terus jadi kebanggaan-Mu
Sampai akhir hidupku.

0 komentar:
Posting Komentar